Add Friend

JAKA SEMBUNG

Sekedar mengingatkan :
Informasi yang di share dibeberapa grup WA atau grup2 lain yang selama ini kita dapatkan pada dasarnya hanyalah sebatas informasi penggunaan rupiah dalam bentuk kuota data.
Akumulasi info kuota data akan kita dapatkan manakala kita telah melakukan voice call ataupun video call.

Jadi, apabila history penggunaan jaringan/penggunaan data kita hapus atau kita atur ulang?? Maka kita akan kehilangan informasi penggunaan kuota yang lalu, hanya itu bukan yang lain2.

Dengan hilangnya informasi penggunaan data tersebut, tidak serta merta membuat hape menjadi cepat atau lambat ( nggak nyambung )
Kecepatan hape sangat ditentukan oleh spesifikasi, chips prossesor, jaringan yang ada atau juga cuaca serta lokasi dimana kita berada.

Informasi yang ada pada penggunaan data pada setelan WA kurang lebih sama dengan history meteran yang ada pada speedometer pada kendaraan. Atau jumlah kilometer yang telah kita gunakan selama ini pada kendaraan tersebut.

Jadi, kalau history speedometer tersebut kita hapus atau kita standardkan? Berarti history nya menjadi nol, tapi kecepatan kendaraan tidak akan berubah, tidak menjadi lelet dan juga tidak menjadi cepat.

PHK MASAL

Ribut-ribut soal Demo?
Sekarang bakal ribut-ribut tentang banyaknya Handphone yang di PHK oleh aplikasi Whatsapp.
Artinya handphone jadul bakal tidak bisa menggunakan aplikasi Whatsapp atau aplikasi lainseperti BBM, Line ataupun Medsos lain yang sedang digandrungi pengguna Gajet.

Pertanyaannya mulai kapan ???....
Jawabannya ..... Ya bertahap...
Handphone apa saja ??...
Salah satunya iphone 3-G/S dan 4-G
Yang masih bisa digunakan minimal 4-S dan 5-G/S dan seterusnya

Adapun handphone dengan Operating System android (untuk semua merek) terdahulu seperti  Jelly bean atau OS versi 4.3 harus siap siap kena PHK juga.
Yang masih bisa digunakan minimal kitkat atau OS android versi 4.4.0

Secara umum Handphone jadul tersebut hanya bisa digunakan untuk telpon dan SMS, tapi masih bisa digunakan untuk browshing dan membuka beberapa website tertentu.

Alasan PHK bukan karena pilih kasih ataupun tidak cinta lagi.

Akan tetapi semata mata karena perkembangan zaman, yang mana aplikasi medsos ini terus melakukan inovasi penambahan fitur terbaru yang diminati pengguna gajet.
Sementara itu, handphone yang kita miliki bersifat statis tidak bisa dirobah atau diselaraskan untuk mengikuti perkembangan serta perubahan aplikasi medsos yang ada.

Jadi,..... untuk masyarakat umum pengguna gajet harus siap-siap kecewa atau Baper dengan perkembangan
teknologi tersebut.
Kalau mau tetap Eksis didunia selular, harus mau mengeluarkan Rupiah dengan cara beli handphone baru
yang sedang in dan Kekinian.
Tidak perlu Protes, Demo apalagi Pengerahan massa yang bisa mengganggu ketertiban umum.

VIDEO CALLING


Beberapa waktu yang lalu sempat beredar aplikasi gelap Video Calling Online dengan cara menunggangi media chating Whatsapp.
Aplikasi gelap tersebut menawarkan fitur Video calling free via WA.
Untuk meng-aktifkan fitur tersebut, sang aplikasi gelap membuat syarat, yaitu
pengguna WA yang ingin punya Whatsapp Video Calling Online, harus membagikan/Share info WVC tersebut ke 10 grup WA.
Setelah bosan membagikan ke semua grup WA, ternyata Fitur Whatsapp Video Calling tetap tidak bisa digunakan.
Ternyata aplikasi/fitur video Calling yang ditawarkan tersebut hanyalah Akal-akalan dari segelintir pengangguran yang ingin mencuri pulsa pengguna WA.
Bagi kalian2 yang sudah terlanjur tergiur dan terjebak oleh oknum fitur gelap tersebut, sebaiknya meng-Uninstal aplikasi WA yang ada, kemudian men-download lagi atau instal ulang WA yang terbaru.
Nah,... sekarang, kalian tidak perlu repot2 lagi membagikan/Share Video Calling Online tersebut.
Karena Whatsapp terbaru sudah dilengkapi fitur Video Call, jadi bagi kalian yang pingin punya fasilitas Video Call di WA, tinggal update ke versi terbaru via Playstore atau Appstore.

Selamat ber-Video Call ria dengan keluarga, sahabat, kerabat handai tolan semuanya.

NO FREE LUNCH

Tidak ada makan siang yang gratis,
itulah istilah para koruptor yang kita pinjam untuk membandingkan atau menjelaskan mitos aplikasi gratis yang kita gunakan selama ini, baik aplkasi di iOs nya Apple atau di Android.

Semua aplikasi sosmed seperti BBM, FB, LINE, WA, INSTAGRAM, PATH, TWITER ataupun game yang kita gunakan selama ini, pada dasarnya sudah kita bayar melalui pemotongan kuata data yang kita miliki.
Begitu juga dengan video call yang ada pada BBM, LINE, IMO atau aplikasi lain yang memiliki fitur Call free atau Video Call.

Dahulu kala masyarakat pengguna Facebook sempat juga heboh oleh isu Fb berbayar yang hampir2 memunculkan petisi untuk menolak kebijakan berbayar tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, isu ataupun gosip Fb berbayar lambat laun hilang ditelan hiruk pikuk munculnya Blackberry Messenger.

Akhir2 ini muncul lagi isu atau gosip tentang aplikasi Whatsapp berbayar sekitar 0,01 Euro per pesan (message). Dengan pesan berantai serta indikator logo berwarna biru (logo biru itu tidak pernah ada) serta seolah olah, kalo kita membagikan ke 10 pengguna WA, maka otomatis kita akan di gratiskan oleh Whatsapp.

Dengan iming2 gratis setelah kita mengirimkan informasi tersebut ke 10 pengguna WA,...?? Siapa yang paling diuntungkan???. Tentu saja pihak Vendor/pemilik WA itu sendiri, karena kita begitu heboh serta begitu sibuk saling mengirim pesan berantai tersebut.
Kemudian, pihak manalagi yang diuntungkan? tentu saja pihak operator yang pesta pora menjual paket2 internet dengan variasi nilai rupiah serta jumlag gigabyte yang sangat variatif.
Yang terakhir adalah media masa online yang secara gencar memberitakan tentang isu WA gratisan, karena ukuran keberhasilan media massa online adalah banyaknya pengunjung yang meng-akses link atau website mereka.

Nah sekali lagi, .... Tidak ada makan siang yang gratis, semua bayar. Dikatakan gratis karena kita tidak membayar secara langsung ke pemilik aplikasi,
kita tidak transfer uang kepada mereka......
Yang jelas begitu kita cek & ricek ke *123# ternyata kuota kita terus berkurang.

Aku Anak Medan Yang Merantau dan Menjadi Warga Bandung Paris Van Java. Dulu Thn Delapan puluhan, Sejuk kali rasanya, Dingiiiin, Mandi pun jarang, saking dinginnya.
Sekarang? ... Gerah, panas, banyak kendaraan Lalu lalang, tak Nyaman lagi, Ngga kayak dulu...
Sekarang? ... Jalan berlobang, Lobang berjalan entah siapa yang harus di Salahkan...
Aku bergelut di dunia seluler sejak tahun 1995..
Aku bukanlah siapa2,...hanya saja kebetulan Aku di kasih kepercayaan untuk mengasuh Rubrik Om Bengkel di Tabloid HaPe Bandung. Yaitu rubrik tanya jawab Seputar Handphone sejak awal 2008 sampai februari 2012.
Kemudian karena suatu hal aku mengundurkan diri dari Hape Bandung. Dan sekarang per 20 Maret 2012 Aku berkolaborasi dengan salah satu Media lokal yang sudah puluhan tahun eksis di Bandung yaitu Gadget Pikiran Rakyat setiap hari Kamis halaman 25-26.
Rubrik yang baru ini juga memiliki konsep ataupun style yang sama dengan yang dahulu, membahas masalah Handphone secara Santai.
Kemudian adanya blog ini juga semacam arsip online yang bisa di baca oleh semua manusia, dimana saja kapan saja karena terbuka untuk umum selama 25 jam penuh tanpa henti.
Cerita berlanjut, tepatnya tgl 13 Maret 2014 Rubrik Bengkel Seluler pada Gadget Pikiran Rakyat dihentikan jam tayangnya oleh Redaksi PR. Entah karena alasan teknis ataupun dengan alasan lain. Alasan yang paling tepat adalah "Perubahan Strutural pada HU. Pikiran Rakyat". Beda pimpinan, beda selera serta beda kebijakan, begitulah hukum alam
Seiring berjalannya waktu, Aku dapat penawaran menjadi nara sumber tanya jawab di media online Liputan6[dot]com kanal Tekno. Adapun teknisnya kurang lebih sama dengan media2 lainnya, yaitu pertanyaan melalui email ke Redaksi kemudian Kita jawab pada tampilan berikutnya.

Add Friend